Showing posts with label BMN. Show all posts
Showing posts with label BMN. Show all posts

Wednesday, February 10, 2016

Profil Orang Nomor Wahid Di Kab Tasikmalaya

By Kata Risman   Posted at  4:49 AM   SOSIAL No comments
push... anak anak siapa sih orang nomor satu di tasikmalaya kabupaten...
yusp,,,,UU RUZHANUL ULUM..
aku kasih ni ringkasan buat kalian yang cinta tanah sukapaura...


PROFIL UU RUZHANUL ULUM


Nama                                          :                  Uu Ruzhanul Ulum
Tempat Dan Tanggal Lahir           :                  Tasikmalaya, Jawa Barat, 10 Mei 1969
Riwayat Pendidikan                     :  


Ia bersama wakilnya Ade Sugianto berhasil memenangkan pilkada Tasikmalaya 2011 dengan perolehan suara sebesar 249.199 suara atau 32,37 persen. Pasangan ini mengalahkan pasangan Hidayat-Asep Djaelani yang diusung oleh PKB dan Partai Keadilan Sejahtera sebanyak 208. 409 suara atau 27,07 persen.
Sedangkan pasangan diusung oleh Partai Golkar yaitu Subarna-Dede T Widarsih, memperolah 20,27 persen dengan jumlah suara 163.736 disusul oleh pasangan Ahmad Saleh-Ucu Asep Dani yang diusung oleh Partai Demokrat diurutan ke empat dengan perolehan suara 55.397 atau 7,2 persen. Empat pasangan dari jalur independen perolehan suaranya dibawah lima persen, seperti pasangan Endang Kusnaeni-Supaeman meraih 14.936 suara atau 1,94 persen. Perorangan nomor 3 Endang Hidayat-Akhmad Juhana, 25.308 suara atau 3,29 persen, perorangan nomer 5 Harmaen Muchyi-Tachman Iding mendapatkan 13.155 suara atau 1.71 persen, perorangan nomor 7 Ade Sumia-Nanang Makmur dapat 39.728 suara atau 5,1 persen.[1]

Sunday, December 13, 2015

Bobotoh Cantik Ini Tak Pernah Absen Saat Persib Merumput

By Kata Risman   Posted at  7:48 PM   SOSIAL No comments
wartapriangan.com, BERITA BOLA.
  Setiap kali Persib Bandung berlaga di kandang dan di beberapa kota di Jawa Barat, gadis manis ini hampir tak pernah absen duduk di bangku tribun VIP. Dengan rambut panjang, mata sipit dan tampilan casual mudah mengenali perempuan yang memiliki senyum manis ini.

Saat menyaksikan laga Persib, tak jarang wajahnya spontan berekspresi saat pemain Persib melakukan serangan atau ekspresi tegang saat arena pertahanan Persib dimasuki penyerang lawan. Ya, gadis cantik ini tak lain adalah cucu dari pelatih Djadjang Nurdjaman, Shasha. Siswi SMP Mutiara Bunda ini memang akrab memaniskan tribun VIP.

Hobinya menonton laga Persib karena habit yang dibentuk dari keluarga besarnya. Sejak kecil, saat masih duduk di bangku kelas 2 SD Shasha sudah merasakan atmosfer pertandingan. Kala itu, homebase Persib masih di Stadion Siliwangi. Shasha kecil sering diajak sang nenek menonton pertandingan dan duduk di bangku tribun VIP. Kala itu di tahun 2007, Djadjang Nurdjaman masih bertindak sebagai asisten pelatih dan carateker pelatih Persib menggantikan Arcan Iurie.
Ilustrasi Suporter Wanita Persib


“Pertama kali nonton suka nonton itu sekitar tahun 2007. Aku masih duduk di kelas 2 SD. Tapi masih ingat suasana pertandingan Persib. Karena dulu kan Abah sudah jadi asisten pelatih. Jadi saya sering nonton ke stadion,” ucapnya di sela-sela pertandingan Persib melawan PBR di Stadion Wisnu Suryasaputra, Kuningan, Sabtu (12/12/2015).

Tapi fanatismenya kepada Persib sempat memudar dan malah membenci saat abahnya tak lagi jadi pelatih Persib.
“Kalau dulu kan belum terlalu mengerti sepak bola dan Persib. Jadi tim yang dilatih sama Abah pasti suka. Dulu abah kan sempat melatih di luar jadi saya malah nggak suka Persib. Baru setelah Abah balik lagi ke Persib, saya jadi suka Persib sampai sekarang,” katanya.
Saat ditanya lebih ngefans ke Persib atau Abahnya, Shasha mengaku saat ini lebih suka dan menggilai Persib.
“Kalau sekarang saya lebih mengerti sepak bola dan Persib. Saya benar-benar ngefans Persib. Jadi bukan melihat ada abahnya di sini,” akunya.
Atas kecintaannya kepada skuad Maung Bandung ini, Shasha tak pernah menolak ajakan Abahnya untuk menonton langsung di stadion. Termasuk laga uji coba di berbagai kota di Jawa Barat.
“Kalau jaraknya dekat, saya selalu usahakan untuk menonton langsung. Apalagi kemarin pas pulang sekolah diajak Abah ke Kuningan. Ya mumpung ada kesempatan saya ikut. Seneng juga sih apalagi lawannya kan PBR, timnya lumayan berat dan Persib menang,” ujarnya.
Dengan tak adanya kompetisi dan turnamen, diakui Shasha pertandingan uji coba dan persahabatan menjadi hiburan yang menyenangkan.
“Sekarang kan sedang nggak ada pertandingan jadi pertandingan seperti ini seru juga. Saya sih sebagai bobotoh berharap agar kompetisi jadi ada lagi,” ucap Shasha.

10 Anggota DPR Mundur Demi Pilkada, Ternyata Banyak yang Gagal

By Kata Risman   Posted at  7:43 PM   SOSIAL No comments
wartapriangan.com, BERITA NASIONAL. Ada 10 anggota DPR RI yang mengundurkan diri dari parlemen, lantaran ingin maju dalam kontestasi Pilkada 2015. Berdasarkan data KPU, hanya 4 orang yang berhasil memenangkan Pilkada.

ILUSTRASI RAPAT ANGGOTA DPR

Keputusan untuk mundur itu merupakan amar putusan MK dalam memutuskan judicial review beberapa pasal UU Pilkada pada Rabu (8/7) lalu. Salah satu putusannya memerintahkan anggota dewan harus mundur jika ingin maju dalam Pilkada.
Total ada 10 anggota DPR RI yang akhirnya mengajukan pengunduran diri dengan perhitungan akan menang Pilkada. Namun berdasarkan penghitungan suara pada form C1 yang direkap dan publikasikan KPU, hanya 4 orang yang lolos.


Berikut anggota DPR yang berhasil memenangkan Pilkada 2015:


1. Olly Dondokambey (PDIP), calon Gubernur Sulawesi Utara yang diusung PDIP.
Pasangan Olly Dondokambey-Steven O.E Kandouw menang dalam Pilkada setelah mengalahkan dua pesaingnya di Pilkada Sulut. Olly mendapatkan total 645.920 suara atau 51,36 persen.

2. Irna Narulita (PPP), calon Bupati Pandeglang yang diusung Gerindra, PKB, PKS, NasDem, PBB, Hanura, dan PAN.
Pasangan Irna Narulita-Tanto Warsono Arban menang dalam Pilkada setelah mengalahkan dua pasangan kandidat. Irna yang juga istri Dimyati Natakusumah, memperoleh 367.037 suara atau 69,41 persen.

3. Chusnunia Chalim (PKB), calon Bupati Lampung Timur yang diusung PKB dan Partai Demokrat.
Pasangan Chusnunia-Zaiful Bokhari berhasil memenangkan Pilkada Lampung Timur dengan meraup 263.926 suara atau 53,17 persen. Lawannya Yusran Amirullah-Sudarsono memperoleh 232.455 suara atau 46,83 persen.

4. Neni Moerniaeni (Golkar), calon Walikota Bontang yang maju secara independen (non-parpol)
Pasangan calon Neni Moerniaeni-Basri Rase berhasil memenangkan Pilkada dengan mengantongi 44.301 suara atau 55,85 persen. Lawannya yang diusung 4 parpol Adi Darma-Isro Umarghani, hanya meraup 35.018 suara atau 44,15 persen.


Berikut anggota DPR yang gagal dalam Pilkada dan tak bisa kembali ke DPR:

1. Saan Mustopa (Demokrat), calon Bupati Karawang yang diusung Gerindra, Golkar dan NasDem.
Pasangan Saan Mustopa-Iman Soemantri gagal setelah bersaing berat dengan 5 pasangan kandidat. Saan hanya meraup 200.112 suara atau 19,21 persen di urutan kedua. Sementara urutan pertama Cellica Nurrachadiana-Ahmad Zamakhsari memperoleh 531.195 suara atau 51 persen.

2. Abdul Hakim (PKS), calon Walikota Metro yang diusung PKS dan Gerindra.
Pasangan Abdul Hakim-Muchlido Apriliast gagal bersaing dengan 4 pasangan kandidat lain. Abdul Hakim hanya mengantongi 24.671 suara atau 29,07 di urutan kedua. Urutan pertama adalah pasangan A. Pairin-Djohan yang memperoleh 33.499 suara atau 39,47 persen.

3. Zairullah Azhar (PKB), calon Gubernur Kalimantan Selatan yang diusung PKB, NasDem, dan Demokrat.
Pasangan Zairullah Azhar-M.Sapi’i menurut data sementara KPU yang baru direkap 78,22 persen, hanya mengantongi 238.834 suara atau 16,98 persen. Urutan pertama ditempati pasangan Sahbirin Noor-Rudy Resnawan yang meraup 601.692 suara atau 42,78 persen. Urutan kedua Muhidin-Gusti Farid Hasan Aman dengan 565.922 suara atau 40,24 persen.

4. Norbaiti Isran Noor (Demokrat), calon Bupati Kutai Timur yang diusung Gerindra, PDIP, dan PKPI.
Pasangan Norbaiti Isran Noor-Ordiansyah menurut data sementara gagal bersaing dengan dua kandidat lain di Pilkada Kutai Timur. Data rekap yang diterima KPU baru 58,47 persen, Norbaiti sementara berada di urutan ketiga dengan 10.632 suara atau 14,31 persen. Urutan pertama Ismunandar-Kasmidi Bulang mengantongi 34.506 suara atau 46,46 persen.

5. Hamid Noor Yasin (PKS), calon Bupati Wonogiri yang diusung PKS, PAN, Gerindra, dan Demokrat.
Pasangan Hamid Noor Yasin-Wawan Setya Nugraha gagal bersaing dengan seorang kandidat lain. Hamid mengantongi 254.209 suara atau 45,53 persen. Sementara lawannya Joko Sutopo-Edy Santosa meraup 304.130 suara atau 54,47 persen.


Ada satu lagi anggota DPR yang maju dalam Pilkada, yaitu Willy Midel Yoseph (PDIP), calon Gubernur Kalimantan Tengah yang diusung PDIP. Namun Pilgub di Kalteng ditunda KPU menyusul sengketa di pengadilan.

Back to top ↑
Connect with Us

© 2016 Tasikmalaya Bermartabat. WP KAB.TASIKMALYA taked at TASIKMALAYA, JAWABARAT
Blogger templates. Proudly Powered by RISMAN blogger.