Monday, November 20, 2017

PEMKAB TASIK CABUT DARI BPJK KESEHATAN

By Kata Risman   Posted at  6:30 PM   SOSIAL No comments

TASIKMALAYA, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana akan memutuskan kontrak kerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan di tahun 2018. Hal ini dilakukan karena banyak munculnya keluhan dari masyarakat tentang pelayanan yang dianggap tidak memuaskan.

Bupati Tasimalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan rencana tersebut. Sebab, nanti sebagai penggantinya seluruh pasien kelas tiga akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
“Saya banyak mendengar keluhan dari masyarakat atas pelayanan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, kita akan memutuskan kontrak kerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2018 nanti,” katanya, Jumat (10/11/2017).
Uu menuturkan, ada beberapa contoh kasus di mana pelayanan BPJS tidak sesuai yang diharapkan masyarakat. Misalnya, jika tidak sesuai data di dalam KTP, maka prosses pembiayaan dan pelayanan jadi dipersulit.
"Coba saja kalau masyarakat atau pasien yang datang ke rumah sakit itu datang dari daerah pelosok, pasti ribet wara wiri kalau dipersulit," ujarnya.
Uu menyatakan, mulai tahun 2018 pelayanan kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya akan digratiskan. Tentunya bagi warga yang memiliki KTP Kabupaten Tasikmalaya.
"Padahal yang berobat tersebut memang peserta BPJS Kesehatan. Tapi karena ada kesalahan sedikit pelayanan kesehatan tidak diberikan,” keluhnya.
Uu menerangkan, nantinya seluruh pasien kelas tiga akan mendapat pelayanan kesehatan gratis. Biaya perawatan dan pengobatannya pasien tersebut akan ditanggung pihak Pemkab Tasikmalaya.


By : ayotasik

PONDOK PESANTREN DARUSSALAM RAJAPOLAH TAMPILKAN PENTAS SENI BAHASA ARAB

By Kata Risman   Posted at  6:23 PM   SOSIAL No comments

RAJAPOLAH – Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam di Kampung Narunggul Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah menggelar Drama Arabic Contest (DAC) dengan tema membentuk karakter keislaman siswa atau santri lewat drama berbahasa Arab kemarin (19/11).

Pimpinan Ponpes Darussalam KH Ahmad Deni Rustandi MAg mengatakan drama berbahasa Arab ini untuk menunjukkan bahwa kegiatan di Ponpes Darussalam tidak pernah berhenti menunjukkan kedinamisan. “Penguasaan Bahasa Arab merupakan identitas keilmuan dan kesantrian,” ujar KH Ahmad saat diwawancara Radar di Ponpes Darussalam kemarin.
Menurut KH Ahmad, pagelaran drama di sebuah institusi pendidikan baik sekolah maupun pesantren merupakan hal yang istimewa. Lebih istimewa lagi menggunakan Bahasa Arab. “Tema drama yang diangkat sarat dengan nilai karakter keislaman,” ungkap dia. Pagelaran DAC, kata dia, merupakan media penampung sekaligus penyalur aspirasi santri.
Sekaligus media untuk meningkatkan penguasaan berbahasa Arab siswa atau santri Ponpes Darussalam.
Darussalam, tambah dia, dalam setahun mengadakan dua kali drama berbahasa Arab. Drama ini menjadi implementasi prinsip pendidikan di ponpes. “Apa yang dilihat, apa yang didengar dan apa yang dirasakan adalah pendidikan. Alhamdulillah berjalan lancar. Drama berbahasa Inggris Insya Allah akan dilaksanakan di Semseter 2 ini,” tambahnya.


Ketua Panitia DAC Hendri Hendriawan menambahkan DAC merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penguasaan berbahasa Arab bagi para santri. “Menjadi ajang santri untuk berkreativitas,” tuturnya. (dik)



Tasikmalaya dimanat International

By Kata Risman   Posted at  6:11 PM   SOSIAL No comments

Sixty kilometers from Garut, Tasikmalaya is known for its plaited mats, painted umbrellas and batiks of particular designs and colors. Geographically, Tasikmalaya is situated between 107° 53' to 108° 20' eastern longitudes and between 7° 3' and 7° 49' southern latitude. The population of the entire regency (the city and rural area around it) is about 1.58 million. Like most of West Java, Muslim, ethnically Sundanese people, mostly populates it with a small Indonesian Chinese minority. A quarter of Tasikmalaya Regency, which has an area of about 256,756,692 hectares, is covered by forest. This Regency may be divided into two areas, lowlands and mountainous regions.

Tasikmalaya Regency is rich in places of interests and cultural attractions. First of all, there is an interesting area called Kampung Naga. Thirty km from Tasikmalaya, visitors will find the uniqueness of Kampung Naga. The distance from Bandung to this kampong is about 88 km. The people of this Kampong still adhere to the old traditions. Their house building is unique. The uniqueness lays its uniformity, starting from the building materials, the house designs to the direction their houses are facing. Instead of its proximity to modern society, it has retained its traditional customs over the centuries. It is a small village in the beautiful mountains of the Salawu District. The most important traditional ceremony is called "Upacara Pedaran" which illustrates its age-old history and culture, held only once every year.
Places of interest in Tasikmalaya include the most attractive natural resorts. From a tourism viewpoint at least, the area has benefited from the latest eruption of Galunggung Mountain, which happened on April 5, 1982. The remains of the eruption have now become taking scenery and are worth-visiting. A lot of tourists, both foreign and domestic, have started visiting this resort. Shady trees are growing again and visitors can also enjoy the sight the crater and bathing in the spa.
Transportation is easily available, although the distance from Jakarta to Tasikmalaya is about 380 kilometers, and from Bandung about 120 kilometers. Since the road is good the distance can easily be covered by either public or private transport.
Home industries are prevalent in Tasikmalaya Regency and the tourist can of course buy the product. Home industries mean handicraft, such as pandan hat, samak hat, dudukuy cetok, hand bags, etc in another region of this regency, there is a place which is famous for plaited handicraft, called Rajapolah. Home industries here produce mats, plaited wares made from bamboo, like kitchen utensils, etc.

Back to top ↑
Connect with Us

© 2016 Tasikmalaya Bermartabat. WP KAB.TASIKMALYA taked at TASIKMALAYA, JAWABARAT
Blogger templates. Proudly Powered by RISMAN blogger.