Pangkalan Udara (Lanud) TNI-AU Wiriadinata
disiapkan menjadi Bandara Tasikmalaya, Jawa Barat. Panglima Komando
Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I Marsekal Muda (Marsda) (TNI) Yuyu
Sutisna, bertolak ke Tasikmalaya menghadiri rapat verifikasi kesiapan
operasional Lanud Wiriadinata menjadi Bandar Udara Tasikmalaya, Jumat
(12/2/2016).
Pembukaan Bandara Tasikmalaya diharapkan membantu
pertumbuhan ekonomi dengan percepatan pergerakan barang dan jasa di Jawa
Barat sebelah selatan dan perbatasan Jawa Tengah.
Rapat
dilaksanakan di VIP Room Lanud Wiriadinata, yang dihadiri antara lain
Pangkoopsau I Marsda (TNI) Yuyu Sutisna, anggota Komisi V DPR RI
Nurhayati yang membidangi transportasi, Walikota Tasikmalaya Budi
Budiman, Direktur Bandar Udara Dirjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Agus Santoso, Asisten Logistik (Aslog) Kaskoopsau I Kolonel (Tek)
Hanafi, Kepala Hukum (Kakum) Koopsau I Kolonel (Sus) Zainal Hakim Indra,
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Tasikmalaya, dan Danlanud
Wiriadinata Letkol (Pnb) Rony Armanto.
Pangkoopsau I Marsda (TNI)
Yuyu Sutisna dalam penjelasannya mengatakan sangat mendukung segera
dioperasionalkannya Bandara Wiriadinata.
"Keinginan Pemerintah
Kota Tasikmalaya ini, pada hakekatnya sesuai dengan amanat UU No 34
Tahun 2004 tentang TNI dalam Hal Operasi Militer Selain Perang, yang
salah satunya menyebutkan bahwa TNI turut membantu Pemerintah Daerah
dalam hal ini untuk meningkatkan perekonomian Daerah Tasikmalaya
khususnya," kata Yuyu.
Sementara itu, Walikota Tasikmalaya Budi
Budiman, sangat mengharapkan agar segera terwujud dan disahkannya
keberadaan Bandar Udara Tasikmalaya. Di samping untuk kepentingan
transportasi udara, keberadaan Bandar Udara di wilayah ini akan dapat
menunjang percepatan perekonomian khususnya untuk masyarakat
Tasikmalaya.
Selain Lanud Wiriadinata, Lanud Wirasaba di
Banjarnegara, Jawa Tengah juga tengah dijajaki untuk dibuka menjadi
Bandara komersial.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tahun 2015
sudah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan para bupati di Jawa
Tengah bagian barat daya yang berbatasan dengan Jawa Barat.
Secara
terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI-AU (Kadispenau) Marsekal Pertama
(TNI) Dwi Badarmanto menyatakan, jika dibutuhkan pemerintah untuk
membantu percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, bisa saja
lanud-lanud digunakan untuk penerbangan komersial.
| Penulis | : Iwan Santosa |
| Editor | : Amir Sodikin |
0 comments: